PEMBERIAN TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN NYERI PERSALINAN

Nining Sulistyowati, Putri Yuriati, Zufri Zufri

Sari


ABSTRAK

Nyeri persalinan utamanya terjadi selama kontraksi rahim. Kontraksi ini dapat terasa seperti nyeri yang sangat kuat, seperti kram perut yang intens. Selain itu, saat bayi melalui saluran lahir, ada tekanan yang dirasakan di daerah panggul dan perineum. Ibu bersalin merasakan nyeri pada awal persalinan kala I, seringkali khawatir karena tidak mengerti bagaimana menghadapi persalinan.  Kegiatan edukasi bertema terapi musik untuk mengurangi nyeri pada ibu bersalin dilaksanakan pada 15 orang responden. Menyampaikan materi dengan menggunakan leafleat yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat promosi kesehatan. Leafleat yang dibagikan berjudul “Cegah nyeri persalinan dengan terapi music”. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias yang baik dari responden. Hal ini ditunjukkan dengan antusias responden untuk bertanya dan membagikan informasi yang didapat melalui akun media sosialnya. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari peningkatan pengetahuan responden terkait pengurangan nyeri persalinan dengan melihat perbandingan hasil pre-test dan post-test. Untuk itu, kegiatan edukasi dengan menggunakan leafleat perlu terus dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama kelompok ibu hamil trimester tiga yang akan menghadapi persalinan.

Kata kunci: Nyeri, persalinan, terapi musik.

 

ABSTRAK

Labor pain mainly occurs during uterine contractions. These contractions can feel like a very strong pain, like intense abdominal cramps. In addition, as the baby goes through the birth canal, there is pressure felt in the pelvic region and perineum. Birth mothers feel pain at the beginning of labor stage I, often worried because they do not understand how to deal with labor.  Educational activities on the theme of music therapy to reduce pain in laboring women were carried out on 15 respondents. Delivering material using leaflets that have been previously designed as health promotion tools. The leaflet distributed was titled "Prevent labor pain with music therapy. Educational activities went well and received a good response and enthusiasm from the respondents. This was shown by the respondents' enthusiasm to ask questions and share information obtained through their social media accounts. The education provided was also well conveyed as shown by the increase in respondents' knowledge related to reducing labor pain by looking at the comparison of pre-test and post-test results. For this reason, educational activities using leaflets need to continue to be carried out as an effort to increase public knowledge, especially the group of third trimester pregnant women who will face labor.

Keywords: Pain, labor, music therapy


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: