EDUKASI TERAPI AKUPRESUR PADA GANGGUAN MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKAR BARU KELURAHAN BATU IX

Ani Mulyandari, Yeti Trisnawati

Sari


ABSTRAK

Masalah kesehatan perempuan menjelang usia lanjut adalah sindroma menopause yang terjadi rata-rata usia 52 tahun dan perlu mendapat perhatian. Diperkirakan sepertiga dari masa hidup wanita akan berada dalam kurun usia dengan kondisi hipoestrogen yang ditandai dengan adanya siklus haid yang tidak teratur sampai dengan tidak mengalami haid, wanita akan mengalami berbagai macam gangguan baik fisik maupun psikologis yang akan memberikan dampak negatif baik jangka pendek maupun jangka panjang, beberapa wanita dapat mengalami sedikit gejala atau beberapa beberapa gejala yang sifatnya ringan sampai berat. Metode yang digunakan yaitu memberikan kuesioner untuk menggali pengetahuan tentang edukasi terapi akupresur, kemudian Koordinator memberikan pendidikan kesehatan secara individual kepada masing- masing responden. Setelah diberikan pendidikan kesehatan, responden kembali dimintai untuk mengisi kuesioner untuk melihat pengetahuan tentang edukasi terapi akupresur pada gangguan menopause. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan di Posyandu Dahlia Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kelurahan Batu IX yang terlaksana pada tanggal 11 Maret 2024. Dalam pelaksanaan kegiatannya pengabdi melakukan ceramah serta tanya jawab kepada kelompok menopause yang dilakukan pengkajian, dengan didapatkan hasil bahwa setelah dilakukan penyuluhan yang terbanyak adalah pengetahuan baik yaitu 85% dari 12 orang lainnya. Hal ini dapat disebabkan karena bertambahnya pengetahuan sehingga tingkat pengetahuan tentang manfaat edukasi terapi akupresur pada gangguan menopause sehingga termotivasi untuk mempraktikkan di rumah.

Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Edukasi Terapi Akupresur

 

 

ABSTRACT

The health problem of women approaching old age is menopause syndrome which occurs at an average age of 52 years and needs attention. It is estimated that one-third of a woman's lifetime will be in the age period with a hypoestrogen condition which is characterized by irregular menstrual cycles to the point of not having menstruation, women will experience various kinds of disorders, both physical and psychological, which will have negative impacts, both short and long term, some women may experience a few symptoms or several symptoms that are mild to sever. The method used was providing a questionnaire to explore knowledge about acupressure therapy education, then the Coordinator provided individual health education to each respondent. After being given health education, respondents were again asked to fill out a questionnaire to assess knowledge about education on acupressure therapy for menopausal disorders. The results of community service activities that were carried out at Posyandu Dahlia in the working area of the Mekarbaru Community Health Center, Batu IX sub-district, which were carried out on March 11 2024. In carrying out the activities, the service members conducted lectures and asked questions to the menopause group which carried out an assessment, with the results obtained that after The highest number of people given good knowledge was 85% out of 12 others. This can be caused by increasing knowledge so that the level of knowledge about the benefits of educational acupressure therapy for menopausal disorders is motivated to practice at home.

Keywords: Health Education, Acupressure Therapy Education


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: