OPTIMALISASI PELAKSANAAN POSYANDU ILP DENGAN INOVASI KARTIKA

Etika Khoiriyah, Putri Yuriati

Sari


Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat. Pelaksanaan posyandu mengikuti lima langkah kegiatan yaitu langkah pendaftaran, penimbangan, pencatatan, edukasi dan intervensi. Namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal terutama pada langkah 2 dan 3. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan Posyandu ILP melalui inovasi Kartu Timbang dan Kartu Ukur Kesehatan (KARTIKA) untuk mempermudah dan mempercepat langkah 2 (penimbangan) dan langkah 3 (pencatatan). Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu mekar jaya tanggal 17 Maret 2025. Adapun tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu tahap pra pelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring evaluasi. Inovasi ini terbukti meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan data pertumbuhan balita, memudahkan kader dalam pelayanan, serta mendorong keterlibatan aktif ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa inovasi Kartu Timbang dan Kartu Ukur Kesehatan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Posyandu ILP, khususnya pada langkah ke-2 (penimbangan) dan langkah ke-3 (pencatatan). Inovasi ini mempermudah kader dalam mendokumentasikan hasil pengukuran secara langsung, mengurangi risiko kesalahan pencatatan, serta mempercepat proses pelayanan di Posyandu. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya memperlancar pelaksanaan kegiatan Posyandu, tetapi juga mendukung penguatan sistem pemantauan gizi dan tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di tingkat desaDengan dukungan lintas sektor, inovasi ini perlu dilakukan evaluasi rutin memastikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak.

 

Kata Kunci: Optimalisasi, Posyandu ILP, Inovasi, Kartika

 

Posyandu is a form of community-based health efforts. The implementation of Posyandu follows five steps of activities, namely registration, weighing, recording, education and intervention. However, the implementation is still not optimal, especially in steps 2 and 3. This community service activity aims to optimize the implementation of Posyandu ILP through the innovation of Weighing Cards and Health Measurement Cards (KARTIKA) to simplify and accelerate steps 2 (weighing) and step 3 (recording). This activity was carried out at Posyandu Mekar Jaya on March 17, 2025. The stages carried out in this activity were the pre-implementation stage, the implementation stage and the monitoring and evaluation stage. This innovation has been proven to increase the efficiency and accuracy of recording toddler growth data, facilitate cadres in services, and encourage the active involvement of mothers of toddlers. This community service activity shows that the innovation of Weighing Cards and Health Measurement Cards can increase the effectiveness of the implementation of Posyandu ILP, especially in steps 2 (weighing) and step 3 (recording). This innovation makes it easier for cadres to document measurement results directly, reduces the risk of recording errors, and speeds up the service process at Posyandu. Thus, this innovation not only facilitates the implementation of Posyandu activities, but also supports the strengthening of the child nutrition and growth monitoring system as part of efforts to accelerate the reduction of stunting and improve maternal and child health at the village level. With cross-sector support, this innovation needs to be evaluated regularly to ensure its long-term impact on improving maternal and child health..

 

Keywords: Optimization, ILP Posyandu, Innovation, Kartika


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: