EDUKASI PHBS SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF GANGGUAN PARU PADA IBU HAMIL DI DESA MALANG RAPAT KECAMATAN GUNUNG KIJANG KABUPATEN BINTAN
Sari
Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, merupakan wilayah pesisir dengan sanitasi dan kesehatan lingkungan yang masih terbatas. Data Puskesmas Kawal (2023) menunjukkan 32% ibu hamil mengalami gangguan pernapasan akibat ventilasi rumah buruk dan penggunaan kayu bakar oleh 40% rumah tangga. Paparan asap dalam ruangan meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan membahayakan pertumbuhan janin. Survei awal menunjukkan 65% ibu hamil memiliki pengetahuan rendah tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama ventilasi sehat, etika batuk, dan bahaya asap rokok . Pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS ibu hamil sebagai upaya preventif gangguan paru. Metode meliputi edukasi, penyuluhan dengan leaflet, poster, video, dan demonstrasi, serta evaluasi pre-test, post-test, dan kunjungan rumah. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan perilaku PHBS pada 85% ibu hamil. Program ini mendukung SDG 3 dengan memberikan dampak promotif dan preventif terhadap kesehatan ibu dan anak di daerah pesisir.
Â
Kata kunci: PHBS, gangguan paru, ibu hamil, edukasi kesehatan, pencegahan.
Malang Rapat Village, Gunung Kijang District, Bintan Regency, is a coastal area with limited sanitation and environmental health conditions. Data from Puskesmas Kawal (2023) indicate that 32% of pregnant women experience respiratory problems due to poor home ventilation and the use of firewood by 40% of households. Indoor smoke exposure increases the risk of acute respiratory infections (ARI) and endangers fetal growth. Preliminary surveys showed that 65% of pregnant women had low knowledge of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB), particularly regarding proper ventilation, cough etiquette, and the dangers of tobacco smoke. This community service program aims to improve pregnant women’s knowledge and practice of CHLB as a preventive measure against lung disorders. Methods included education and counseling through leaflets, posters, videos, and demonstrations, with pre-test, post-test, and home visit evaluations. Results showed improved knowledge and CHLB practices, with 85% of participants demonstrating positive behavioral changes. The program supports SDG 3 by promoting maternal and child health in vulnerable coastal areas.
Â
Keywords: clean and healthy living behavior, respiratory disorders, pregnant women, health education, prevention.
Teks Lengkap:
PDFRefbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by:





