HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU NIFAS DI PMB SISWATI TAHUN 2021

Ani Mulyandari, Fitri Setya

Sari


Latar Belakang : Jumlah makanan yang dikonsumsi sebelum dan selama hamil berpengaruh pada jaringan adiposa, cadangan nutrisi setelah bersalin dan kapasitas laktasi ibu. Status gizi ibu merupakan manifestasi dari apa yang dikonsumsi ibu.Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang bermakna antara status gizi dengan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu nifas di PMB Siswati tahun 2021.

Metode Penelitian : Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian observasional analitik. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap status gizi dan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu nifas di PMB Siswati melalui pendekatan cros sectional.

Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data didapatkan dari 42 subjek yang mengalami  pengeluaran kolostrum cepat, sebanyak 42 % memiliki status gizi tidak berisiko. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000 sehingga p-value tersebut <0,05. Ibu nifas yang mempunyai gizi dan nuitrisi yang tercukupi akan mempengaruhi kinerja tubuh yang optimal. sedangkan Ibu nifas dengan status gizi tidak berisiko memiliki peluang untuk mengalami keterlambatan pengeluaran kolostrum sebesar 0,391 kali apabila dibandingkan dengan ibu nifas dengan status gizi berisiko. Hal ini menunjukkan bahwa status gizi tidak berisiko mempercepat waktu pengeluaran pengeluaran kolostrum pada ibu nifas.

Kesimpulan :Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu nifas di PMB Siswati Tahun 2021

 

Kata Kunci  : Status Gizi,Ibu Nifas,pengeluaran kolostrum


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alhamda, S., Yustina, S. 2015. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta : Deepublish

Arisman, M.B. 2015. Buku Ajar Ilmu Gizi : Gizi dalam Daur Kehidupan Edisi 5.Jakarta: EGC

Banudi, L. 2012. Gizi Kesehatan Reproduksi Buku Saku Bidan. Jakarta : EGC

Fitriyanti., Joserizal, S., Sunesni. 2015. Pengaruh Mobilisasi Ibu Post Partum terhadap Pengeluaran Kolostrum. Jurnal Kesehatan Andalas; 4(1):30-36. Diunduh tanggal 9 maret 2021 dari http://jurnal.fk.unand.ac.id.

IDAI, 2018. Indonesia Menyusui. Jakarta: Badan Penerbit IDAI.

Kuguoglu, S., Hatice, Y., Meltem, K.T., Birse, C.D. 2012. Breastfeeding After a Cesarean Delivery. Diunduh tanggal 3 mei 2021 dari www. intechopen.com.

Manuaba, Ida Ayu Chandranita, Ida Bagus Fajar Manuaba, Ida Bagus Gde Manuaba. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: ECG.

Nani, S.A., Masruroh. 2015. Hubungan Status Gizi Ibu dengan Pengeluaran Kolostrum pada Ibu Nifas di Wilayah Puskesmas Patebon 01 Kabupaten Kendal. Jurnal Ilmu Kesehatan;6 :1-6. Diunduh tanggal 8 Mei 2021 dari jurnal.akbiduniska.ac.id

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penenlitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Soetjiningsih. 2013. ASI Petunjuk untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta : EGC.

Supariasa, I.D.N., Bachyar Bakri., Ibnu Fajar. 2013. Penilaian Status Gizi.Jakarta: EGC.

Wagner, C.L.2015. Human Milk and Lactation. Diakses tanggal 20 Juli 2016 dari www.emedicine.mescape.com


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Akademi Kebidanan Anugerah Bintan
Jl. Lembah Merpati Km 13, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau

pISSN 2087-4944
eISSN 2655-1829