PENGARUH REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

Ustifina Hasanah Hasibuan, Noprisanti Noprisanti, Anggita Apia Ningsih Siregar

Sari


Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menyebabkan kematian utama di negara-negara maju maupun berkembang. Untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kelor terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.

Metode Penelitian : Jenis penelitian dengan  metode Quasi Eksperimen, dengan sampel kuota sampling didapatkan jumlah sampling 41 orang.

Hasil Penelitian : Tekanan darah sebelum dilakukan terapi air  rebusan daun kelor dengan rata-rata mean sistol sebesar 172,4/97,6mmHg. Tekanan darah sistol dan diastol pada penelitian ini melebihi nilai normal 130/80mmHg. Pengaruh terapi air rebusan daun kelor terhadap  tekanan darah pada penderita hipertensi telah dilakukan Uji Statistik Wilcoxon pada tingkat kemaknaan α (0,05) dengan nilai (p) yang diperoleh sebesar 0,000 dengan bantuan komputer spss 16. Karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (α), maka ada perubahan yang signifikan antara terapi air  rebusan daun kelor terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Kesimpulan : ada hubungan pengkonsumsian rebusan daun kelor terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Disarankan kepada kepala desa untuk menganjurkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang penurunan tekanan darah pada lansia.

 

Kata Kunci : Daun Kelor, Hipertensi, Lansia


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azizah, 2011. “Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Sawangen Baru Kota Depok Tahun 2015” http://journals.ums.ac.id/index.php/biomedika/article/view/1899.

Annisa ,D,F dkk (2016). Konsep kecemasan (anxiety) pada lamjut usia (lansia). http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor/article/view/6480

BPS Sumut,(2015) “lansia caring nursing center persepsi mahasiswa profesi keperwatan, vol VIII No3 tahun 2015” http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/INJ/article/download/9495/7949.

Fatimah, (2019). “Merawat manusia lanjut usia”. Jakarta: trans info media.

Kemenkes RI (2013). “populasi lansia diperkirakan terus menigkat hingga tahun 2020” https://www.kemkes.go.id/article/view/13110002/populasi-lansia-diperkirakan-terus-meningkat-hingga-tahun-2020.html

Kemenkes (2019). “hipertensi penyakit paling banyak diidap masyarakat” https://www.kemkes.go.id/article/view/19051700002/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat.html.

Kurniasi (2020), “khasiat & manfaat daun kelor untuk penyembuhan berbagai penyakit”.yogyakarta: pustaka baru press.

Surparto (2013).“faktor resiko kejadian hipertensi pada lansia” http://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/jom/article/viewFile/401/288

Susilo,y dan Wulandari,a (2020), ”Cara Jitu Mengatasi Hipertensi”. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Triyanto,(2010). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Cakrawala Kesehatan is indexed by: