HUBUNGAN SIKAP IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2018
Sari
Latar Belakang: Penyakit diare perlu mendapatkan perhatian khusus karena disamping angka kesakitannya yang masih tinggi, penyakit ini juga dapat menimbulkan wabah yang akhirnya menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Kejadian diare pada balita, salah satunya dipengaruhi dengan sikap atau perilaku orang tua, terutama ibu. Seorang ibu yang mau menerima masukan atau informasi mengenai bahaya diare serta cara pencegahan untuk kemudian mempraktekannya, dapat menghindarkan balita agar tidak rentan terkena diare.
Tujuan: Tujuan umum: untuk mengetahui hubungan antara sikap ibu dengan kejadian diare pada balita Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018. Tujuan khusus: untuk mengidentifikasi sikap ibu di Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018, untuk mengidentifikasi kejadian diare pada balita di Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018, dan untuk menganalisa hubungan sikap ibu dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan menggunakan rancangan retrospektif. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kota Tanjungpinang Bulan Maret – April 2018. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memeriksakan balitanya di Puskesmas Kota Tanjungpinang, yaitu 140 responden, dengan jumlah sampel 60 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan rekam medik.
Hasil: Sikap ibu di Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018 sebagian besar memiliki sikap baik, yaitu 44 responden (77,3%), kejadian diare pada balita di Puskesmas Kota Tanjungpinang Tahun 2018, dan sebagian besar tidak mengalami kejadian diare, yaitu 40 balita (66,7%),
Kesimpulan dan Saran : Ada hubungan sikap ibu dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kota Tanjungpinang, dengan ρ value = 0,000 < α = 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Saran dari penelitian ini adalah Puskesmas Kota Tanjungpinang diharapkan agar lebih meningkatkan informasi seperti dalam bentuk penyuluhan yang khususnya berkaitan dengan sikap ibu dengan kejadian diare pada balita.
Kata Kunci : Sikap, ibu, kejadian diare, balita
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Ariani, Ayu Putri. 2016. Diare Pencegahan dan Pengobatannya. Yogyakarta: Nuha Medika.
Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, Saifuddin. 2013. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Edisi Ke-dua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Christy, Meivi Yusnita. 2014. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dehidrasi Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kalijudan. Jurnal Berkala Epidemiologi. Surabaya: Universitas Airlangga.
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. 2016. Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau 2015. Tanjungpinang: Dinkes Provinsi Kepulauan Riau.
Dewi, Vivian Nanny Lia. 2010. Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Jakarta: Salemba Medika.
Hartati, Maria Sri. 2010. Hubungan Perilaku Ibu dengan Kejadia Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Cibolerang Bandung. Bandung: STIKES Immanuel Bandung.
Hidayat, A. Aziz Alimul. 2006. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Buku Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Maryunani, Anik. 2010. Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media.
Mauliku, Novie E. Dan Wulansari, Eka. 2008. Hubungan Antara Faktor Perilaku Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Batujajar Kabupate Bandung Barat. Jurnal Kesehatan Kartika. Bandung: STIKES Ahmad Yani.
Notoatmodjo, Soekijo., (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nurrokhim, Heni. 2009. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Mojolaban Kabupaten Sukoharjo.Jurnal. Sukoharjo: STIKES Sukoharjo.
Rahmah, N.L.M., Luthviatin, N., dan Ririanty, M. 2013. Hubungan Pegetahuan dan Sikap Ibu Balita tenntang Diare terhadap Tindakan Pemberian Cairan Rehidrasi pada Anak Ballita Diare. Jurnal. Jember: Universitas Jember.
Ririanty, Murri. 2013. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita tentang Diare terhadap Tindakan Pemberian Cairan Rehidrasi pada Anak Balita Diare. Jurnal. Jember: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.
Rukiyah, A.Y., Yulianti, Lia. 2013. Asuhan Neonatus, Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Trans Info Media.
Sriwahyuni, Maryeti dan Soedirham, Oedojo. 2014. Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Ibu dengan Penyakit diare pada Balita di Surabaya. Jurnal Promkes. Surabaya: Universitas Airlangga.
Sukut, S.S., Arif, Y.S., dan Qur’aniati, N. 2015. Faktor Kejadian Diare dengan Pendekatan Teori Nola J. Pender di IGD RSUD Jateng. Jurnal Pediomaternal. Surabaya: Universitas Airlangga.
Tambuwun, F., Ismanto, A.Y., dan Sililonga, W. 2015. Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Puskesmas Bahu Manado. E-Jurnal Keperawatan. Manado: Uiversitas Sam Ratulangi.
WHO. 2015. WHO and Maternal and Child Epidemiology Estimation Group (MCEE) estimates 2015. http://apps.who.int/gho/data/node.main.ChildMort. Diunduh pada tanggal 4 April 2017.
Wijoyo, Yosef. 2013. Diare Pahami Penyakit dan Obatnya. Yogyakarta: Citra Aji Pratama
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





