ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU MENYUSUI DENGAN RELAKTASI
Sari
ABSTRAK
Dalam masa nifas terdapat suatu aktifitas yang dapat mendatangkan kebahagian tersendiri bagi ibu, yaitu menyusui. Menyusui merupakan proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. ASI eksklusif merupakan pemberian ASI tanpa makanan pendamping yang di mulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Dalam kenyataannya, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tidak sesederhana yang dibayangkan. Banyak kendala yang timbul dalam upaya memberikan ASI eksklusif salah satunya puting susu yang lecet. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuha kebidanan pada ibu menyusui dengan relaktasi. Metode penelitian ini menggunakan teknik observasional deskriptif dengan pendekatan studi khasus yang dilaksanakan pada bulan Februari s/d Maret 2023, subjek dari laporan ini adalah Ny. S dan Bayi Ny. S Pengumpulan data dari hasil wawancara dan observasi. Hasil studi kasus yaitu upaya yang dilakukan pada Ny. S yaitu retaklasi dengan memberikan asuhan cara menyusui yang benar dan memompa ASI yang benar. Setelah diberikan asuhan selama 2 kali kunjungan maka ibu dapat memberikan ASI pada bayi dengan baik dan bayi mau menyusu lagi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah telah dilaksanakan asuhan kebidanan pada ibu menyusui. Diharapkan dalam melakukan kunjungan nifas dapat mendeteksi masalah atau ketidaknyamanan sehingga dapat segera teratasi dan tercipta rasa aman nyaman.
Kata Kunci: Asuhan kebidanan, menyusui, relaktasi
ABSTRACT
During the postpartum period, there is an activity that can bring happiness to the mother, namely breastfeeding. Breastfeeding is the process of providing food to a baby using breast milk directly from the mother's breasts. Exclusive breastfeeding is breastfeeding without complementary foods starting from the time the baby is born until the age of 6 months. In reality, exclusive breastfeeding for 6 months is not as simple as imagined. There are many obstacles that arise in efforts to provide exclusive breastfeeding, one of which is sore nipples. This case study aims to provide midwifery care to breastfeeding mothers with relactation. This research method uses descriptive observational techniques with a special study approach which was carried out from February to March 2023, the subject of this report is Mrs. S and Baby Mrs. S Data collection from interviews and observations. The results of the case study are the efforts made to Mrs. S is breastfeeding by providing care on the correct way to breastfeed and pump breast milk correctly. After being given care for 2 visits, the mother can breastfeed the baby well and the baby wants to breastfeed again. The conclusion of this case study is that midwifery care has been implemented for breastfeeding mothers. It is hoped that during postpartum visits we can detect problems or discomfort so that they can be resolved immediately and create a feeling of security and comfort.
Keywords: Midwifery care, breastfeeding, relactation.Teks Lengkap:
PDFReferensi
Dinkes Kepulauan Riau. 2022. Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau 2022. Kepualaun Riau. (http://dinkesprovkepri.org/dinkes)
Kementrian Kesehatan RI. 2021. Health Statistic. Jurnal Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2020) Profil Kesehatan Indonesia, Jakarta : Kemenkes RI
Manuba, I.B.G. 2017. Ilmu Kesehatan Penyakit Kadungan dan KB. Jakarta: EGC
Marvita, D. 2017. Asuhan Kebidanan Pada Ny. D G3P2A0. Medan Johor Klinik Rukni Lubis: Jurnal Keaslian Penelitian.
Prawirohardjo. 2017. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka
Walyani, E.S., Endang, P. 2016. Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Pusaka baru
Walyani, E.S. 2015. Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustakabarupres
WHO (2020) ‘WHO. Sun protection. https://www.who.int/uv/sun_protection/en/ sitasi tanggal 10 Desember 2022.’
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





