ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NY. N DENGAN RESIKO TINGGI DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SRI SATIARSIH
Sari
ABSTRAK
Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan dimana ibu dan bayi yang dikandungnya dapat meninggal sebagai akibat langsung dari kehamilan yang tidak berjalan sesuai rencana. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa komplikasi kehamilan dan persalinan menyebabkan 800 kematian ibu setiap tahunnya. Kehamilan berisiko tinggi, seperti kehamilan dengan usia ibu <16 tahun atau >35 tahun (usia resiko tinggi kehamilan) dan jarak usia kehamilan yang terlalu jauh, menjadi salah satu penyebab terjadinya AKI. Kehamilan risiko tinggi terjadi pada wanita yang berusia kurang dari 16 tahun, sehingga meningkatkan peluang terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), premature, dan perdarahan persalinan, yang semuanya dapat meningkatkan AKI dan AKB ibu. AKI di indonesia menempati peringkat kedua AKI tertinggi di ASEAN. Kemenkes mencatat AKI berada di kisaran 305/100.000 kelahiran hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan asuhan komprehensif pada Ny.N dengan resiko tinggi secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus menyeluruh. Hasil asuhan kebidanan pada Ny. N di dapatkan bahwa ibu hamil dengan usia terlalu muda yaitu 16 tahun. Selama masa kehamilan di dapatkan ibu memeriksakan kehamilannya secara rutin yaitu 6 kali di PMB. Tidak ada keluhan dan terdapat perkembangan yang normal pada janin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asuhan yang dilakukan pada Ny. N dengan faktor resiko usia terlau muda yaitu16 tahun telah sesuai dengan standar asuhan kebidanan kehamilan dan tidak terjadi komplikasi.
Kata Kunci: Asuhan komprehensif, kehamilan, resiko tinggi
ABSTRACT
High-risk pregnancy is a pregnancy in which the mother and the baby she is carrying can die as a direct result of the pregnancy not going according to plan. The World Health Organization (WHO) estimates that complications of pregnancy and childbirth cause 800 maternal deaths each year. High-risk pregnancies, such as pregnancies with maternal age <16 years or >35 years (high-risk pregnancy age) and too far apart pregnancies, are one of the causes of AKI. High-risk pregnancies occur in women under the age of 16 years, increasing the chances of Low Birth Weight (LBW), premature birth, and labor bleeding, all of which can increase maternal AKI and IMR. AKI in Indonesia is ranked second highest in ASEAN. The Ministry of Health noted that AKI is in the range of 305/100,000 live births. The purpose of this study was to provide comprehensive care to Mrs. N with high risk as a whole. This study used a qualitative descriptive methodology with a comprehensive case study approach. The results of midwifery care for Mrs. N found that the pregnant woman was too young, namely 16 years old. During pregnancy, the mother had routine pregnancy check-ups, namely 6 times at PMB. There were no complaints and there was normal development in the fetus. The conclusion of this study is that the care provided to Mrs. N with a risk factor of too young age, namely 16 years, was in accordance with the standards of midwifery care for pregnancy and there were no complications.
Keywords: Comprehensive care, pregnancy, high risk
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Astuti, S, judistiani, T.D, dan Rahmiati,L.(2015). Asuhan kebidanan nifas dan menyusui
Jakarta: Erlangga.
Dinkes Kepulauan Riau, 2023. Profil Kesehatan Kepulauan Riau 2021. Kepulauan Riau: Diakses pada tanggal 15 November 2022.
Dinkes Kota Tanjungpinang 2021. Provil Kesehatan Kota Tanjungpinang 2021. Kepulauan Riau: Diakses pada tanggal 15 November 2022
Dwi yuliawati, dkk, (2020) asuhan kebidanan paripurna pada kehamilan resiko tinggi (skor poedji rochjati 10).
Erni, H. 2021. Pengaruh Bimbingan Gym Ball Terhadap Kemajuan Persalinan Ibu Primigravida. 2021 (1) 83-90.
Haslin, S., Simanjuntak, E. H., & Simanjuntak, N. M. (2022). Penyuluhanpelaksanaanteknikbirthballterhadapkemajuanpersalinanpadaibubersalinkalaifaseaktif. Urnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2808-9235), 14-19.
Kemenkes RI. 2023. Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir 2020. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI: Diakses pada tanggal 14 November 2022.
Mustika, D. M. (2023). Literature Review: Birth Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Ilmu Kebidanan Poltekkes Ummi Khasanah, 9, 62-69.
Ningsih I, D. A., OKLAINI, S. T., Oktarina, M., Subani, P., & Sari, R. D. (2023). PENGARUH Birthing Ball Terhadap Lama Persalinan Kala I. Journal Of Midwifery, 11(1), Dewi Aprilia Ningsih, Suhita Tri Oklaini, Mika Oktarina, Pitri Subani, Reni Diana Sari.
Noviyanti, Nurdahliana, Munadya , F., & Gustiana. (2020). Kebidanan komplementer: Pengurangan nyeri persalinan dengan latihan birth ball. Kebidanan komplementer: Pengurangan nyeri persalinan dengan latihan birth ball, 14(2), 226-231
PERTASARI, R. Y. (2022). Efektifitas Birth Ball Terhadap Kemajuan Persalinan Pada Ibubersalin Di Klinik Permata Bunda Kota Serang. Journal Of Midwifery, 10( 2338-7068), 77-81.
Prawirohardjo Sarwono (2018). Buku Ilmu Kebidanan Edisi 4. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Sarwono,2018. ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo
Ulfa, R. M. (2021). Effect of the Use of Birth Balls on the Reduction of Pain and Duration of Labor During the First Stage of Active and Second Stage of Labor in Primigravida Maternity. Science Midwifery, 9(2), 418–430.
World health organization (WHO) 2021. Angka kematian AKI dan AKB.
PERTASARI, R. Y. (2022). Efektifitas Birth Ball Terhadap Kemajuan Persalinan Pada Ibubersalin Di Klinik Permata Bunda Kota Serang. Journal Of Midwifery, 10( 2338-7068), 77-81.
Rakizah, I., Rahmawati, D. T., & Kadarsih, M. (2023). Ice Rakizah:Studi Literatur Penggunaan Gym Ball...| 7Studi Literatur Penggunaan Gym BallPada Ibu HamilPrimigravidaUntukMempercepatDurasi Persalinan. Jurnal Vokasi Kesehatan, 2(2963-6833), 7-12.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





