PENERAPAN RELAKSASI GENGGAM JARI PADA IBU BERSALIN UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN RIRIK PUJI LESTARI TAHUN 2025
Sari
Salah satu penyebab utama tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah akses yang tidak merata terhadap layanan kesehatan yang bermutu. Menurut Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, AKI mencapai 179 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2023. Memberikan lebih banyak asuhan kebidanan kepada ibu hamil selama trimester ketiga merupakan salah satu cara untuk mempercepat penurunan AKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi ketidaknyamanan persalinan Ibu A pada tahun 2025 di PMB Ririk Puji Lestari dengan menggunakan bola persalinan yang dipadukan dengan asuhan kebidanan suportif. Penelitian dengan menggunakan rancangan studi kasus tentang manajemen kebidanan dengan menggunakan metodologi observasional deskriptif. Ibu A, seorang perempuan berusia 24 tahun dengan G1P0A0 dan usia kehamilan 40 minggu, menjadi subjek penelitian. Anamnesis, observasi, dan pencatatan merupakan beberapa teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data diselesaikan dengan membandingkan data yang terkumpul dengan data yang diterima. Teknik memegang jari merupakan strategi yang sangat baik untuk meredakan nyeri persalinan saat ibu memasuki fase aktif kala I persalinan. Metode memegang jari semakin mengurangi rasa sakit yang terkait dengan persalinan. Kesimpulannya, teknik memegang jari membantu Ibu A, 24, G1P0A0, mengurangi nyeri selama fase aktif kala I persalinan.
Kata kunci: Persalinan kala I fase aktif, genggam jari, nyeri persalinan
One of the main causes of the high Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) is unequal access to quality health services. According to the Tanjungpinang City Health Office, the MMR will reach 179 per 100,000 live births in 2023. Providing more midwifery care to pregnant women during the third trimester is one way to accelerate the reduction of MMR. The purpose of this study was to reduce the discomfort of Mother A's labor in 2025 at PMB Ririk Puji Lestari by using a birthing ball combined with supportive midwifery care. The study used a case study design on midwifery management using a descriptive observational methodology. Mother A, a 24-year-old woman with G1P0A0 and 40 weeks of gestation, was the subject of the study. Anamnesis, observation, and recording were some of the techniques used to collect data. Data analysis was completed by comparing the collected data with the data received. The finger holding technique is an excellent strategy to relieve labor pain when the mother enters the active phase of the first stage of labor. The finger-holding method further reduced pain associated with labor. In conclusion, the finger-holding technique helped Mrs. A, 24, G1P0A0, reduce pain during the active phase of the first stage of labor.
Keywords: Active phase of the first stage of labor, finger-holding, labor pain
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alam, H. S. (2020). Upaya Mengurangi Myeri Persalinan Dengan Metode Akupresur. Media Sains Indonesia.
Astutik, P., & Kurlinawati, E. (2021). Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(2), 30– 37.
Barus, Z. B. O., Widiyanti, D., & Yulyana, N. (2023). Penggunaan Birthing Ball Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5053-5061.
Damayanti, R. T., . I., & Wiyono, J. (2019). Differences Pain Intensity Between Back Massage Therapy And Finger Hold Relaxation In Patien Post Laparatomy. Journal Of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan), 5(1), 10.
Fachroni. M. A. (2021). Efektifitas Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Hernia Di Rsud Ra Kartini Jepara.
Laila, A., Novita, Y., Sartika, Y., & Susanti, A. (2021). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau. Jomis (Journal Of Midwifery Science), 5(1), 36– 41.
Larasati, I., & Utami. (2020). Teknik Relaksasi Genggam Jari Untuk Menurunkan Nyeri Pada Ibu Post Op Sectio Caesarea Hari 1- 7.
Dinkes Kepri. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019-2023 (Kemenkes RI, 2022; Dinkes Kepri, 2023).
Pinandita, I., Purwanti, E., & Utoyo, B. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi.
Pramudita, M., Salam, P. R., Nurvitasari, R. D., & Stikes Bhakti Al-Qodiri. (2024). Pengaruh Pemberian Kompres hangat Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan. Medical Journal of Al-odiri Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 9(1), 49-57.
Rasyidah, A., Tarwiyah, T., & Maulani, M. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi. Jintan: Jurnal Ilmu Keperawatan, 2(1), 27– 32.
Supriatiningsih, Herlina, Wulandari, L. A., Retno, S. N., & Kanedi, M. (2023). Effect of pelvic rocking exercise using the birth ball on fetal lie, attitude and presentation. International Journal of Women’s Health and Reproduction Sciences, 7(4), 461-466.
Solehati, T. (2022). Terapi NonfarmakologiNyeriPadapers alinan:SystematicReview.Jurn alKeperawatanMuhammadiyah ,3(1).
Wahyuni, Sri, Ika Wijayanti, and Wena Betsy Maran. (2021). Efektifitas Bith Ball Exercise Pada Ibu Bersalin Kala I terhadap Lama Kala I Fase Aktif dan Lama Kala II di Ruang Bersalin Puskesmas Arso Kabupaten Keroom Provinsi Papua. Intan Husada Jurnal Ilmu Keperawatan
Wahyuni, Mustar, Yanti, I., Sulfianti, Indryani, Winarso, S. P., Aini, F. N., Sopiah, O., Nurdiana, A., Alim, N., & Suryani, L. (2020). Komunitas Kebidanan. Yayasan Kita Menulis.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





