HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM PADA BAYI DI RSU ASSALAM GEMOLONG

Triani Yuliastanti, Rosiana Arsyad

Sari


Banyak tindakan yang relatif murah dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kesehatan dan kelangsungan hidup bayi baru lahir. Salah satunya adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) segera setelah lahir. Hal ini didukung oleh pernyataan United Nations Childers Fund (UNICEF), bahwa sebanyak 30.000 kematian bayi di Indonesia dan 10 juta kematian anak balita di dunia pada tiap tahunnya bisa dicegah melalui pemberian ASI secara eksklusif selama enam bulan sejak tanggal kelahirannya tanpa harus memberikan makanan serta minuman tambahan kepada bayi. Ikterus neonatorum adalah suatu kondisi dimana terjadinya warna kuning kulit dan sklera pada bayi baru lahir, akibat penumpukan bilirubin pada kulit dan membran mukosa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus Neonatorum pada bayi. Desain penelitian ini adalah dengan pendekatan Retrospektif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 40 sampel bayi dengan Ikterus. Data dianalisis secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil chi square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan kejadian Ikterus dengan nilai ρ < 0.05 ( nilai ρ = 0.030).Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus Neonatorum.

Kata Kunci : ASI, Hubungan, Ikterus

 

Many measures are relatively inexpensive and easy to implement to improve the health and survival of the newborn. One of them is giving breast milk (ASI) immediately after birth. This is supported by the statement of the United Nations Childers Fund (UNICEF), that as many as 30,000 infant deaths in Indonesia and 10 million deaths of children under five in the world each year can be prevented through exclusive breastfeeding for six months from the date of birth without having to provide food and drink. addition to the baby. Neonatal jaundice or commonly known as yellow babies, is a condition in which the yellow color of the skin and sclera occurs in newborns, due to the accumulation of bilirubin on the skin and mucous membranes. The aim of this study was to determine the relationship between breastfeeding and the incidence of neonatal jaundice in infants. The design of this study is a retrospective approach. The sampling technique was carried out by total sampling of 40 samples of infants with jaundice. Data were analyzed by Univariate and Bivariate using the Chi-Square test. The results of the chi square show that there is a significant relationship between breastfeeding and the incidence of jaundice with a value of ρ <0.05 (value ρ = 0.030). This study shows that there is a relationship between breastfeeding and the incidence of neonatal jaundice.

 

Keywords: ASI, Relationship, Jaundice

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, S (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta

Hidayat, A.A (2007). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Johan, H (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Edisi cetakan kedua Depok : Gunadarma

Manuaba (2010). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta:EGC

National Institute For Health and Clinical Excellence. Neonatal Jaundice. Clinical Guideline. 2010

Wiknjosastro, H (2012).Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Merkuria G, Edris M (2015). Exclusive breastfeesing and associated factors among mother in Debremarkos. Northwest Ethiopia.

Kementrian Republik Indonesia. Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) (2012). Jakarta: Badan penelitian dan pengembangan Kementrian RI

Saleha, Sitti, (2009). Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika

Sunar, Dwi, Prasetyono, (2009). Buku Pintar ASI Eksklusif. Jogjakarta: DIVA Press.

Maryunani, Anik, (2010). Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan,. Jakarta : TIM

Notoadmodjo, Soekidjo (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Akademi Kebidanan Anugerah Bintan
Jl. Lembah Merpati Km 13, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau

pISSN 2087-4944
eISSN 2655-1829