HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN TINDAKAN IVA TEST

Titik Wijayanti, Bintar Febriani DP

Sari


Pemeriksaan IVA merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker serviks sedini mungkin. Pemeriksaan IVA dianjurkan pada perempuan yang telah melakukan hubungan seksual, berusia 30-50 tahun. Terbatasnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan skrinning. Pengetahuan yang baik, maka sikap juga cenderung positif sehingga dapat memberikan landasan untuk penting tidaknya melakukan pemeriksaan IVA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang Kanker Serviks dengan tindakan IVA test. Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah semua  wanita usia subur yang berumur 20-45 tahun dan sudah menikah yang berada di wilayah desa Jagir sejumlah 125 orang. Tehnik Sampling Purposive Sampling. Sampel sejumlah 35 orang. Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Chi Square. Hasil penelitian pengetahuan WUS tentang kanker serviks mayoritas baik sebanyak 18 responden (65,7%). Sebagian besar WUS melakukan tindakan pemeriksaan IVA  sebanyak 29 responden (82,9%). Hasil uji statistik diketahui ρ-value 0,00 < 0,05. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan WUS tentang kanker serviks dengan tindakan IVA test.

Kata kunci : Pengetahun, Tindakan IVA Test

IVA examination is a simple way to detect cervical cancer as early as possible. IVA examination is recommended for women who have had sexual intercourse, aged 30-50 years. Limited knowledge is one reason for the low coverage of screening. Good knowledge, the attitude also tends to be positive so that it can provide a basis for the importance of doing IVA examination. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of women of childbearing age about cervical cancer and the IVA test. This type of research is quantitative analytic. The population is all women of childbearing age aged 20-45 years and already married in the Jagir village area of 125 people. Purposive Sampling Sampling Techniques. The sample is 35 people. The bivariate analysis used in this study is the Chi Square correlation test. The results of the research, the majority of WUS knowledge about cervical cancer were good as many as 18 respondents (65.7%). Most of the WUS performed IVA examination as many as 29 respondents (82.9%). The results of statistical tests were known to be ρ-value 0.00 <0.05. There is a relationship between the level of knowledge of WUS about cervical cancer and the IVA test.                                   

Keywords: Knowledge, IVA Test

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andrijono. 2010. Kanker Serviks. Ed 3. Divisi Onkologi Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI. Jakarta.

Arikunto,S.2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Bandung: Salemba

Candraningsih. (2011). Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Tentang Kanker Serviks dengan Praktek Deteksi Dini Kanker Serviks di BPS Is Manyaran Semarang. http//ejournal.ac.id/index.php/ilmukeperawatan/search

Dewi, Ni Made Sri. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Dengan Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Buleleng. UIN Syarif Hidayatullah.

Dinkes Ngawi. 2016. Profil Dinas Kesehatan Ngawi.: Jatim

Fransiska. (2012). Karakteristik hambatan wanita usia subur melakukan pap smer. Journal keperawatan klinis volume 1. Fakultas keperawatan USU.

Frida S Lyimo and Tanya N Beran. 2012. Demographic, knowledge, attitudinal, and accessibility factors associated with uptake of cervical cancer screening among women in a rural district of Tanzania: Three public policy implications. BMC Public Health 2012, 12:22 http://www.biomedcentral.com/1471-2458/12/22.

Kemenkes RI. 2013. Gerakan Perempuan Melawan Kanker Serviks. Jakarta.

Mustika L. 2009. Analisa Faktor Risiko Kanker Serviks, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan edisi revisi.Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Notoatmodjo, S. 2014. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Nurlela. 2018. Determinan Perilaku Wanita Usia Subur Dalam Melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2017. Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Yogyakarta Tahun 2018.

Pakkan R. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Ibu Melakukan Pemeriksaan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (Iva) Di Kelurahan Lepo-Lepo Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Bidan, Vol.Ii, No.1, 2017.

Priyoto. (2014). Teori Sikap dan Perilaku dalam Kesehatan. Yogyakarta: Nuha. Medika.

Rahmawati, A., 2015. Sumber Informasi tentang Deteksi Dini Kanker Servixs pada Wanita Pasangan Usia Subur Sarini.

Rasjidi.I. 2009. Epidemiologi Kanker Serviks Cancer. Jakarta : ECG

Riduwan. 2012. Metode dan Teknik Menyusun Proposal. Bandung: Alfabeta.

Samadi. 2010. Kanker Serviks. Jakarta. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Sarini, Ni Ketut. 2011. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemeriksaan Pap-smear Pada Wanita Usia Subur di Desa Pacung Wilayah Kerja Puskesmas Tejakula II Kecamatan Tejakula Kabupateng Buleleng Bali Tahun 2011. Skripsi.Jakarta : FKM UI

Setiawati, S., Idrus, A., Aru, W. S., Marcellus, S. K., Bambang, S., & Ari, F. S. (2014). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (4th ed). Jakarta: Interna Publishing.

Sofiana, N., & Veny, E. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keluarga untuk Memberikan Dukungan Kepada Klien Diabetes Melitus dalam Menjalani Diet. Jurnal Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau. Vol. 1, No. 2. Diakses 24 Oktober 2015 dari https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=d4SQVvbpGMe8ugSmhafICg #q=analisis+faktorfaktor+yang+mempengaruhi+keluarga+untuk+membe rikan+dukungan+kepada+klien+diabetes+mellitus+da lam+menjalani+diet.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumardi. (2011). Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo

Tarigan F. 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Wus Dalam Deteksi Dini Kanker Serviks Di Kelurahan Dwikora Medan Tahun 2014 http://lppm.sari-mutiara.ac.id/jurnal-jurnal-kesehatan-4.html

WHO. 2013. Human Papillovirus and Related Cancer in Indonesia.

Wulandari A, Wahyuningsih S dan Yunita F. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Sukmajaya Tahun 2016. JK Unila, Volume 2, Nomor 2, Juli 2018.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Cakrawala Kesehatan is indexed by: