EDUKASI PIJAT NAFSU MAKAN PADA BALITA DI KELURAHAN BATU IX KOTA TANJUNGPINANG

Putri Yuriati, Nining Sulistyowati

Sari


ABSTRAK

 

Pijat adalah terapi sentuh tertua yang dikenal manusia. pijat bayi sudah beberapa waktu ini digemari karena bisa membuat bayi lebih sehat dan tidak rewel. pijat bayi juga bisa membuat otot bayi lebih kuat, imunitasnya meningkat, menaikan berat badan bayi, mengurangi rasa sakit, dan membuat tidur bayi lebih lelap. Stimulasi atau rangsangan yang baik untuk anak dapat diberikan oleh orang tua untuk perkembangan potensinya secara maksimal. faktor yang berhubungan denga tumbuh kembang anak yaitu nutrisi yang tercukupi, lingkunagn keluarga yang mendukung merupakan dasar untuk tumbuh kembang anak. Pijat bayi dapat diartikan sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat itu bermacam macam ada pijat Balinese, thai massage, swedish massage, shiatsu, pijat refleksi, pijat akupresur dan banyak lainnya. Pijat yang dimaksudkan dalam kegiatan ini adalah pijat dengan nafsu makan. Kegiatan pengabdian masyarakat  ini bertujuan memberikan edukasi kepada kader posyandu tentang pijat nafsu makan  pada balita di wilayah kerja puskesmas mekar baru kelurahan batu IX kota Tanjungpinang. Metode yng digunakan dalam pengabdian ini dimulai dari tahap persiapan, sosialisasi dan pelaksanaan dengan menggunakan power point tentang pijat nafsu makan serta alat peraga berupa phantom bayi untuk melakukan stimulasi pijat bayi,  yang dihadiri sebanyak 16 ibu kader yang diberikan pre tes dan post tes,dengan hasil terjadi peningkatan pengetahun ibu kader posyandu tentang pijat nafsu makan pada balita dari  25% menjadi 75 %. Kegiatan sisialisasi ini perlu dilakukan kepada tenaga kesehatan, para kader posyandu, serta ibu – obu yang mempunyai anak balita, tentang edukasi pijat nafsu makan pada balita sehingga dapat meningkatkan tumbuh kembang anak dan terhindar dari balita stanting.

Kata Kunci: Edukasi, pijat nafsu makan , balita

 

ABSTRACT

 

Massage is the oldest touch therapy known to man. Baby massage has been popular for some time because it can make babies healthier and less fussy. Baby massage can also make the baby's muscles stronger, increase immunity, increase the baby's weight, reduce pain, and make the baby sleep more soundly. Parents can provide good stimulation or incentives for children to develop their potential to the maximum. Factors related to children's growth and development, namely adequate nutrition, a supportive family environment, are the basis for children's growth and development. Baby massage can be interpreted as a comfortable touch of communication between mother and baby. There are various types of massage, including Balinese massage, Thai massage, Swedish massage, Shiatsu, reflexology, acupressure massage and many others. The massage referred to in this activity is massage with appetite. This community service activity aims to provide education to posyandu cadres about appetite massage for toddlers in the working area of the Bloom Baru Community Health Center, Batu IX sub-district, Tanjungpinang city. The method used in this service starts from the preparation, socialization and implementation stages by using power points about appetite massage as well as props in the form of baby phantoms to stimulate baby massage, which was attended by 16 cadre mothers who were given pre-tests and post-tests, with the results There was an increase in the knowledge of posyandu cadre mothers about appetite massage for toddlers from 25% to 75%. This socialization activity needs to be carried out for health workers, posyandu cadres, as well as mothers who have toddlers, regarding appetite massage education for toddlers so that it can improve children's growth and development and avoid stunting in toddlers.

 

Keywords: Education, appetite massage, toddlers


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: