PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KUNYIT ASAM PEREDA NYERI HAID DI KAMPUNG WONOSARI

Yeti Trisnawati, Ani Mulyandari

Sari


ABSTRAK

 

Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang dapat dialami wanita saat menstruasi. Dismenore membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal dan memerlukan resep obat. Produk herbal saat ini sedang menjadi alternatif utama bagi wanita yang ingin mengurangi rasa nyeri pada dismenore tanpa mendapat efek samping. Kandungan bahan alami kunyit asam bisa mengurangi keluhan dismenorea primer seperti curcumine dan anthocyanin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan mengadakan pelatihan untuk pembuatan produk minuman kunyit asam sebagai pereda nyeri haid kepada ibu-ibu Kampung wonosari. Metode yng digunakan dalam pengabdian ini dimulai dari tahap persiapan, sosialisasi dan pelaksanaan langsung yaitu pelatihan pembuatan minuman kunyit asam pereda dismenore, dengan sebelumnya dilakukan pretest dan posttest untuk evaluasi. Dari hasil pelaksanaan pemberian pelatihan tersebut diketahui kemampuan peserta meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik. Dari kegiatan ini harapannya selain untuk menjaga kesehatan, produk ini juga dapat meningkatkan kewirausahaan ibu-ibu di Kampung Wonosari sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

 

Kata Kunci: pelatihan, kunyit asam, nyeri haid

 

ABSTRACT

 

Dysmenorrhea or menstrual pain is one of the complaints that women can experience during menstruation. Dysmenorrhea makes women unable to carry out normal activities and requires prescription medication. Herbal products are currently the main alternative for women who want to reduce the pain of dysmenorrhea without experiencing side effects. The natural ingredients contained in kunyit asam can reduce complaints of primary dysmenorrhoea, such as curcumine and anthocyanins. This community service activity is to increase knowledge and provide training for making kunyit asam drink products as a menstrual pain reliever for the women of Kampung Wonosari. The method used in this service starts from the preparation, socialization and direct implementation stages, namely training in making kunyit asam drink to relieve dysmenorrhea, with a pretest and posttest previously carried out for evaluation. From the results of the implementation of the training, it is known that the participants' abilities have increased. Community service activities are going well. From this activity, the hope is that apart from maintaining health, this product can also increase the entrepreneurship of mothers in Wonosari Village so that it can help improve the family economy.

 

Keywords: training, kunyit asam, menstrual pain


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: