PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI MANAJEMEN LAKTASI

Shinta Ayu Retnawati, Etika Khoiriyah

Sari


ABSTRAK

 

Angka Stunting di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 sebesar 17,6%. Sementara target pemerintah sebesar 14%, sehingga perlu upaya untuk dapat mencapainya. Salah satu upaya untuk mencegah stunting adalah dengan melakukan pemberian ASI Eksklusif, dan dilanjutkan dengan 2 tahun, pemberian makan bergizi dan stimulasi pada bayi dan anak. Menyusui menjadi salah satu kewajiban ibu menyusui untuk dilakukakan kepada bayinya, informasi dan teknik-teknik keberhasilan dalam menyusui jarang diberikan secara interaktif, padahal pemahaman terkait manajemen laktasi yang baik akan membantu mensukseskan ibu dalam pemberian asi eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui terkait manajemen laktasi. Metode yng digunakan dalam pengabdian ini dimulai dari tahap persiapan, sosialisasi dan pelaksanaan edukasi, dengan sebelumnya dilakukan pretest dan posttest untuk evaluasi. Dari hasil plaksanaan pemberian edukasi tersebut diketahui pengetahuan peserta meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk membantu ibu dalam mendapatkan pengetahuan terkait manajemen laktasi. Antusiasme ibu muda terlihat sangat tinggi dan menghasilkan tekad yang kuat untuk dapat memberikan ASI eksklusif dengan baik kepada bayi-bayi mereka. Tingkat keberhasilan kegiatan ini 80%,dinilai dari tanggapan dan pertanyaan dari para peserta.

 

Kata Kunci: Edukasi, manajemen laktasi, stunting

 

ABSTRACT

 

The stunting rate in the Riau Islands Province in 2021 was 17.6%. Meanwhile, the government's target is 14%, so efforts are needed to achieve it. One effort to prevent stunting is to provide exclusive breastfeeding, and continue for 2 years, providing nutritious food and stimulation to babies and children. Breastfeeding is one of the obligations that breastfeeding mothers have to carry out for their babies. Information and techniques for successful breastfeeding are rarely provided interactively, even though an understanding of good lactation management will help mothers succeed in providing exclusive breastfeeding. This community service activity is to increase breastfeeding mothers' knowledge regarding lactation management. The method used in this service starts from the preparation, socialization and education implementation stages, with pretests and posttests previously carried out for evaluation. From the results of the implementation of this education, it is known that participants' knowledge has increased. Community service activities are going well. This service activity is carried out to help mothers gain knowledge related to lactation management. The enthusiasm of young mothers looks very high and results in a strong determination to be able to provide exclusive breast milk to their babies. The success rate of this activity was 80%, judged from the responses and questions from the participants.

Keywords: Education, lactation management, stunting


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: