EDUKASI ASI EKSKLUSIF, ASI PERAH DAN MANAJEMEN LAKTASI PADA IBU HAMIL DAN MENYUSUI DI KAMPUNG WONOSARI TANJUNGPINANG

Shinta Ayu Retnawati, Etika Khoiriyah, Muslim Muslim

Sari


ABSTRAK

Pemberian ASI eksklusif menjadi tidak efektif disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya ialah perilaku pemberian ASI yang kurang tepat. Manajemen laktasi merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan    ASI    eksklusif.    Tujuan kegiatan ini agar pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang manajemen laktasi meningkat sehingga dapat meningkatkan kesehatan bayi. Mitra pengabdian adalah: Ketua RW 11 Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang. Kegiatan dilakukan pada Hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2023 bertempat di Balai Pertemuan Kampung Wonosari Metode yang digunakan yaitu memberikan penyuluhan dan mengisi kuesioner untuk menggali pengetahuan  tentang manajemen laktasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan adalah hasil rekapitulasi bahwa penilaian sebelum dilakukan edukasi mendapatkan bahwa 64% ibu belum mengetahui tentang pentingnya asi ekskusif dan manajemen laktasi. Penyampaian materi   meliputi      ASI eksklusif, ASI Perah dan Manajemen Laktasi dengan bantuan leaflet, kemudian dilakukan demonstrasi ASI perah untuk persiapan ibu bekerja. Dari hasil posttest didapatkan bahwa 83 % ibu mengetahui tentang pentingnya asi ekskusif dan manajemen laktasi. Selain itu 80% ibu mengetahui cara memerah ASI. Selanjutnya diharapkan timbulnya kesadaran  para  peserta  dalam  bentuk  sikap  dan tingkah  laku  untuk  menjalankan manajemen  laktasi sebagai  upaya  dalam  kelancaran  proses  menyusui secara eksklusi.

Kata Kunci : Asi ekskusif, Asi perah, manajemen laktasi

 

ABSTRACT

Exclusive breastfeeding becomes ineffective due to several factors, one of which is inappropriate breastfeeding behavior. Lactation management is an effort made to help mothers achieve successful exclusive breastfeeding. The aim of this activity is to increase the knowledge of pregnant and breastfeeding mothers about lactation management so that they can improve the baby's health. The service partners are: Head of RW 11, Batu IX Village, Tanjungpinang City. The activity was carried out on Saturday 28 October 2023 at the Wonosari Village Meeting Hall. The method used was providing counseling and filling out a questionnaire to gain knowledge about lactation management. The results of the community service activities that have been carried out are the recapitulation results that the assessment before the education was carried out found that 64% of mothers did not know about the importance of exclusive breastfeeding and lactation management. The material delivered included exclusive breastfeeding, expressed breast milk and lactation management with the help of leaflets, then a demonstration of expressed breast milk was carried out to prepare mothers for work. From the posttest results it was found that 83% of mothers knew about the importance of exclusive breastfeeding and lactation management. Apart from that, 80% of mothers know how to express breast milk. Furthermore, it is hoped that awareness will arise among participants in the form of attitudes and behavior to carry out lactation management as an effort to smooth the exclusive breastfeeding process.

Keywords: exclusive breast milk, expressed breast milk, lactation management

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: