PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP STUNTING SEJAK DINI MELALUI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA

Suharti Suharti, Rian Yuliyana, Haryadi Haryadi

Sari


Gagal tumbuh pada anak (stunting) menjadi tantangan dalam pembangunan manusia di Indonesia. Stuting berdampak pada pertumbuhan fisik yang terhambat, pertumbuhan  kecerdasan yang menurun dan meningkatnya  resiko penyakit kronis di masa dewasa seperti : diabetes, obesitas dan jantungi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadara masyakat yaitu dengan memantau langsung tumbuh kembang balitanya dan edukasi terkait dengan stunting.  Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting sejak dini melalui pemantauan tumbuh kembang balita. Metode pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan pretest tentang pengetahuan stunting serta tumbuh kembang balita. Selanjutnya pemeriksaan tumbuh kembang anak, ceramah dengan menggunakan powerpoint, leaflet, dan memberikan kesempatan tanya jawab serta memberikan demonstrasi. Terakhir kegiatan ini adalah Post test juga dilakukan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan pada kader posyandu dengan jumlah 39 Orang. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat di dapat peningkatan pengetahuan dari 62% menjadi 81 %. Dari pemeriksaan pemantauan tumbuh kembang pada balita sekitar 125 balita (4,2%). Oleh karena itu diperlukan pemantauan tumbuh kembang balita yang diiring dengan pendidikan kesehatan agar meningkatkan kesadaran dalam pencegahan stunting.

 

Kata Kunci:  Stunting, tumbuh kembang, balita.

 

Stunting in children is a challenge in human development in Indonesia. Stunting impacts physical growth inhibition, decreased intellectual growth, and increased risk of chronic diseases in adulthood, such as diabetes, obesity, and heart disease. One effort to improve public health is by directly integrating toddler growth and development with education related to stunting. The goal of this activity is to raise public awareness of stunting from an early age through monitoring toddler growth and development. The community service method begins with a pre-test on knowledge of stunting and toddler growth and development. Next, child growth and development examinations, lectures using PowerPoint, leaflets, and providing opportunities for questions and answers, as well as providing encouragement. The final activity, a post-test, was also conducted to determine whether there had been an increase in knowledge among 39 Posyandu cadres. The results obtained from 15 (38%) lacked knowledge to 7 (19%). Therefore, monitoring toddler growth and development is needed, starting with health education to increase awareness in stunting prevention.

 

Keywords: Stunting, growth and development, toddlers.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by: