PENDAMPINGAN IBU DALAM MELAKUKAN PIJAT TRADISIONAL DAN PIJAT NAFSU MAKAN SEBAGAI STIMULASI MENGOPTIMALKAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA BALITA
Sari
Masalah tidak optimalnya kenaikan berat badan balita masih menjadi isu penting dalam upaya peningkatan status gizi di Indonesia. Pijat tradisional dan pijat nafsu makan merupakan intervensi non-farmakologis yang mudah dilakukan oleh ibu di rumah dan terbukti dapat merangsang sistem saraf, meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki fungsi pencernaan, serta menstimulasi nafsu makan anak. Berbagai studi menunjukkan bahwa pijat bayi yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan berat badan melalui peningkatan aktivitas nervus vagus dan sekresi hormon pencernaan. Oleh karena itu, diperlukan program pendampingan yang terstruktur agar ibu mampu melakukan teknik pijat tersebut secara benar dan aman. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat tradisional dan pijat nafsu makan, serta memberikan simulasi stimulasi nafsu makan untuk mendukung pertambahan berat badan balita. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan , demontrasi ,tanya jawab dan evaluasi yang dilakukan pada dari senin 24 Maret 2025 di Posyandu Hanglekir wilayah kerja Puskesmas Mekar Baru, pada 20 ibu yang mempunyai bayi dan balita. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan teknik pijat dengan benar. Rata-rata kenaikan berat badan dalam 3 minggu adalah ±600 gram, serta perbaikan nafsu makan berdasarkan laporan ibu. Program pendampingan ibu dalam melakukan pijat tradisional dan pijat nafsu makan mampu meningkatkan keterampilan pengasuhan, merangsang nafsu makan anak, serta membantu mengoptimalkan kenaikan berat badan balita.
Kata Kunci: Pendampingan, Pijat tradisional, Pijat nafsu makan
The problem of suboptimal weight gain in toddlers remains an important issue in efforts to improve nutritional status in Indonesia. Traditional massage and appetite massage are non-pharmacological interventions that mothers can easily perform at home and have been shown to stimulate the nervous system, increase blood circulation, improve digestive function, and stimulate a child's appetite. Several studies have shown that regular infant massage can increase weight gain by increasing vagus nerve activity and digestive hormone secretion. Therefore, a structured mentoring program is needed to enable mothers to perform these massage techniques correctly and safely. The goal of this community service program is to improve mothers' knowledge and skills in performing traditional massage and appetite stimulation, as well as to provide appetite stimulation simulations to support toddler weight gain. The methods used were counseling, demonstrations, questions and answers and evaluations carried out from Monday, March 24, 2025 at the Hanglekir integrated health post in the Mekar Baru Community Health Center working area, on 20 mothers who have babies and toddlers. The results of the activity showed an increase in mothers' knowledge and skills in performing massage techniques correctly. The average weight gain in 3 weeks was approximately 600 grams, as well as an improvement in appetite, according to mothers' reports. The program of assisting mothers in performing traditional massage and appetite massage can improve parenting skills, stimulate children's appetite, and help optimize toddler weight gain.
Keywords: Assistance, Traditional Massage, appetite massage
Teks Lengkap:
PDFRefbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan is indexed by:





