PIJAT ENDORPHIN PADA ASUHAN PERSALINAN NY. N SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN NYERI DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN RINI FAMAYA DEWI
Sari
ABSTRAK
Persalinan identik dengan rasa nyeri yang akan dihadapi. Proses kontraksi rahim dalam persalinan inilah yang menyebabkan rasa nyeri persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri persalinan adalah dengan memanfaatkan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Pijat endorfin merupakan salah satu metode nonfarmakologis dalam mengatasi nyeri persalinan. Memberikan pijatan endorfin kepada ibu selama 5 hingga 15 menit telah terbukti meningkatkan relaksasi dan mengurangi rasa sakit karena, ketika menerima terapi pijat endorfin, tubuh ibu secara alami melepaskan endorfin, yang menghalangi transmisi rasa sakit dengan meningkatkan sirkulasi darah. neurotransmiter dan menurunkan saraf simpatis. Hal ini mengakibatkan penurunan ketegangan otot, penurunan kecemasan, dan pengurangan rasa sakit. Kesimpulannya, pijat endorfin adalah teknik yang berguna untuk mengurangi ketidaknyamanan selama kala I persalinan. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. N untuk mengurangi rasa nyeri saat persalinan kala I dengan pijat endorphin di Praktik Mandiri Bidan Rini Famaya Dewi tahun 2024. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan melalui manajemen kebidanan. Subjek penelitian ini yaitu terhadap Ny. N usia 26 tahun G1P0A0 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Temuan penelitian ini mengatakan bahwa ada perbedaan nyata pada nyeri persalinan pada tahap pertama sebelum dan sesudah pijat endorpin. Oleh karena itu disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan menerapkan teknik pijat endorpin untuk mengurangi nyeri pada tahap awal persalinan guna meningkatkan rasa kenyamanan persalinan.
Kata Kunci: Pijat endorphin, asuhan kebidanan, nyeri persalinan
ABSTRACT
Childbirth is identical to the pain that will be faced. The process of uterine contractions during labor is what causes labor pain. One way to reduce labor pain is to utilize pharmacological and non-pharmacological therapy. Endorphin massage is one of the non-pharmacological methods in dealing with labor pain. Giving endorphin massage to the mother for 5 to 15 minutes has been shown to increase relaxation and reduce pain because, when receiving endorphin massage therapy, the mother's body naturally releases endorphins, which block the transmission of pain by increasing blood circulation. neurotransmitters and reducing sympathetic nerves. This results in decreased muscle tension, decreased anxiety, and reduced pain. In conclusion, endorphin massage is a useful technique for reducing discomfort during the first stage of labor. The purpose of this study was to provide midwifery care to Mrs. N to reduce pain during the first stage of labor with endorphin massage at the Independent Practice of Midwife Rini Famaya Dewi in 2024. The method used was descriptive observational with a case study approach implemented through midwifery management. The subjects of this study were Mrs. N age 26 years G1P0A0 using primary and secondary data. The findings of this study say that there is a real difference in labor pain in the first stage before and after endorphin massage. Therefore, it is recommended for health workers, especially midwives, to apply endorphin massage techniques to reduce pain in the early stages of labor in order to increase the comfort of labor.
Keywords: Endorphin massage, midwifery care, labor pain
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Azizah. 2015. Pengaruh Endorphin Massage terhadap Penurunan Nyeri Kala I Fase Aktif.
Affandi, B 2013. Buku Saku Asuhan Kebidanan Maternal dan Neonatal. Jakarta: EGC.
Esti, H. (2021) Asuh an Kebidanan Komplementer. Yogyakarta: Pustaka Mander, 2021. Nyeri Persalinan. Jakarta : EGC.
Indriyani, & Djami, M. U. 2013. Asuhan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Johariyah, & Ningrum, E. W. (2012). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan & Bayi Baru Lahir. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Judha, Sudarti. 2012. Teori Pengukuran Nyeri. Yogyakarta: Nuha Medika.140 Halaman
Kementerian Kesehatan RI.2021. Pedoman pelayanan Antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Kumalasari, I. 2015. Panduan Praktik Laboratorium dan Klinik (Perawatan Antenatal, Intranatal, Postnatal, Bayi Baru Lahir dan Kontrasepsi. Jakarta: Selemba Medika.
Mander, R. (2012). Nyeri Persalinan. Jakarta: EGC.
Dinkes Kepri. (2023). Profil Kesehatan Prov Kepri Tahun 2018-2022 (Kemenkes RI, 2022; Dinkes Kepri, 2023)
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





