PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN PADA NY. S SEBAGAI UPAYA MEMPERLANCAR PENGELUARAN AIR SUSU IBU PADA MASA NIFAS DI PMB SRI SATIARSIH TAHUN 2026
Sari
Fase setelah melahirkan merupakan tahap ketika ibu menjalani penyesuaian kondisi tubuh sekaligus emosional. Pada tahap ini, salah satu persoalan yang dapat dijumpai ialah keluarnya Air Susu Ibu (ASI) yang belum optimal. Pembentukan ASI terutama berkaitan dengan kerja prolaktin, sedangkan proses ejeksinya melibatkan oksitosin. Respons tersebut dapat terganggu ketika ibu mengalami ketegangan emosional, keletihan, ataupun rasa tidak nyaman. Pendekatan tanpa obat berupa stimulasi manual pada punggung dapat digunakan untuk membantu memicu respons oksitosin. Asuhan terhadap Ny. S, usia 18 tahun dengan status P1A0, di PMB Sri Satiarsih diarahkan pada pemberian teknik tersebut sebagai tindakan komplementer guna menunjang aliran ASI selama puerperium. Kasus disajikan menggunakan rancangan deskriptif terhadap satu klien. Informasi klinis diperoleh melalui anamnesis, pengamatan langsung, pemeriksaan fisik, serta penelusuran catatan asuhan kebidanan. Stimulasi diberikan pada sisi punggung mengikuti jalur vertebra selama 30 menit menggunakan sentuhan ringan dengan intensitas yang disesuaikan terhadap kenyamanan ibu. Seusai tindakan, Ny. S menyampaikan bahwa tubuhnya terasa lebih tenang dan nyaman. Pengamatan terhadap kegiatan menyusui juga memperlihatkan bahwa ASI lebih mudah keluar. Respons tersebut konsisten dengan temuan terdahulu yang menempatkan stimulasi oksitosin melalui pemijatan sebagai teknik yang berpotensi menunjang pembentukan sekaligus ejeksi ASI pada ibu pascapersalinan. Dengan hasil tersebut, tindakan ini dapat dipertimbangkan sebagai unsur pendamping dalam pelayanan kebidanan untuk menunjang laktasi. Pelaksanaannya tetap perlu dilengkapi dengan pembinaan mengenai pola pemberian ASI, ketepatan perlekatan bayi, kecukupan konsumsi makanan dan cairan ibu, waktu istirahat, serta dukungan emosional.
Kata kunci: Puerperium, Stimulasi oksitosin, Ejeksi ASI, Laktasi, Pelayanan kebidanan
Following childbirth, mothers enter a phase of physiological recovery and emotional adjustment, during which inadequate breast milk release may become a concern. Prolactin primarily contributes to milk synthesis, whereas oxytocin is involved in the ejection response. Emotional tension, exhaustion, and physical discomfort may interfere with this neurohormonal mechanism. Manual back stimulation intended to promote oxytocin activity offers a drug-free supportive approach. This case involved Mrs. S, an 18-year-old woman with P1A0 status receiving postpartum care at Sri Satiarsih Independent Midwifery Practice. The care aimed to use this complementary technique to support easier milk release. A single-case descriptive framework was adopted. Clinical information was obtained from history taking, direct observation, physical assessment, and review of midwifery care records. Gentle manual stimulation was applied along both sides of the spinal region for 30 minutes, with the pressure continuously adjusted to the mother's comfort and response. After the session, Mrs. S reported feeling calmer and physically more comfortable. Breastfeeding observation also suggested that milk was released more readily. This response is consistent with earlier evidence indicating that manual stimulation associated with oxytocin activity may support milk synthesis and ejection after delivery. Accordingly, the technique may be incorporated as supportive complementary care during lactation, while breastfeeding frequency, infant attachment, maternal food and fluid intake, adequate rest, and emotional support remain essential components of care.
Keywords: puerperium, oxytocin stimulation, milk ejection, lactation, maternity care
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Apreliasari, H., Risnawati, & Soedjarwo, F. K. (2025). Pengaruh pijat oksitosin dibandingkan intervensi lain terhadap produksi ASI pada ibu nifas: Literature review. Indonesian Journal of Midwifery, 8(2), 223–228. https://doi.org/10.35473/ijm.v8i2.4464
Dapa Loka, F. M., Dewi, A. A. S., Yuniati, M. G., Herliawati, P. A., & Praminingrum, I. G. A. R. (2025). Pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di PMB Ni Made Serioni Tahun 2025. Journal Genta Kebidanan. https://doi.org/10.36049/gbjh5w75
Ernawati, D., Ani, M., & Muyassaroh, Y. (2024). The effect of combination of breast massage and oxytocin massage on breast milk production in primiparous postpartum mothers. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 6(2). https://doi.org/10.31983/jomisbar.v6i2.12741
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2025). Profil Anak Indonesia Tahun 2025. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Pemerintah Kota Tanjungpinang. (2024). Buku Profil Daerah Kota Tanjungpinang Volume 2. Tanjungpinang: Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Khaeriyah, H. N., & Sari, O. H. (2026). Oxytocin massage as a supportive technique to improve lactation among postpartum women.
Ahmar Metastasis Health Journal, 5(3). https://doi.org/10.53770/amhj.v5i3.585
Nopianti, D., Hidayani, H., & Yolandia, R. A. (2025). Penerapan terapi akupresur dan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di PMB Nita Wahyuni Kabupaten Cianjur tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 15(3). https://doi.org/10.33221/jiki.v15i03.3392
Putri, V. S., Sanjaya, R., Komalasari, & Primadevi, I. (2025). Pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas untuk meningkatkan produksi ASI. Jurnal Kesehatan Amanah, 9(1). https://doi.org/10.57214/jka.v9i1.699
Sudani, N. L. S., Mahayati, N. M. D., & Astiti, N. K. E. (2025). Pengaruh pijat oxytocin terhadap kelancaran ASI pada ibu post partus: Literature review. Maternity and Neonatal: Jurnal Kebidanan, 13(2). https://doi.org/10.30606/jmn.v13i2.3927
Wulandari, A., & Machmudah. (2024). Penerapan pijat oksitosin terhadap keberhasilan menyusui pada pasien post partum. Ners Muda, 5(1).
Yuniarti, R., Lepita, L., & Pangestu, J. F. (2024). The effectiveness of oxytocin massage in increasing breast milk production in postpartum mothers. ELECTRON: Journal of Science and Technology, 6(2), 38–44. https://doi.org/10.53770/electron.v6i2.651
Zuliyanti, N. I., Romadzona, H., & Agustiningsih, A. (2024). Pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Bener Kabupaten Purworejo. Jurnal Kebidanan, 16(2), 148–153. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v16i02.817
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Cakrawala Kesehatan is indexed by:





